.jpg)
602-680 M: Muawiyah
bin Abu Sufyan, khalifah ke1 Muawiyah, Makkah sangat diperhatikan, Ka'bah
diperbaiki, bidang pertanian dikembangkan, dan sumur serta dam dibangun untuk
menampung air.
680-683 M: Yazid I.
Pemberontakkan oleh Abdullah bin Zubair yang membuat markas di Masjid Al Haram,
Ka'bah sempat rusak.
684-685 M: Marwan bin
Hakam, Makkah menjadi tempat pertemuan para penyair disamping tempat ibadah.
705-715 M: Al Walid I,
ia merancang pembangunan Masjid Al Haram di sekitar Ka'bah.
744-750 M: Marwan II.
Pada tahun 744 M, kaum Khawarij memberontak di Makkah.
786-809 M: Harun Al
Rasyid (Abbasiyah), Makkah dan Madinah sangat makmur, para khalifah sering
berhaji dan membagikan kekayaannya di Makkah.
813-833 M: Al Ma'mun,
kaum Alawiyyin melakukan pemberontakan dan mencuri barang-barang di Ka'bah.
929 M: Kaum Qaramitah (Syiah
radikal) memberontak di Makkah serta membunuh ribuan orang sipil dan mencuri
Hajar Aswad.
976 M: Dipimpin oleh dinasti
Fatimiyyah dari Mesir.
1221-1788 M: Syarif
Katada dan keturunannya menguasai Makkah.
1804-1806 M: Kaum Wahabi
menguasai Makkah. Mereka menurunkan kiswah Ka'bah karena menganggap itu bid'ah.
Makkah dan Madinah sempat kacau.
1924 M: Abdul Aziz bin Saud,
Sultan Nejd yang juga pengikut Wahabi menguasai Makkah.
1925 M: Abdul Aziz bin Saud
menguasai Makkah dan Madinah (Desember 1925 M).
1926 M: Abdul Aziz menjadi raja
(Januari) di Semenanjung Arabia. Dinasti Saud hingga kini menguasai kota Makkah
dan Madinah dan menamakan kedua kota itu dengan Haramayn (dua kota
suci).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar